
Kebiasaan merokok sangatlah memprihatinkan, setiap saat kita menjumpai di
masyarakat dari berbagai usia. Tak terkecuali masa remaja. Masa remaja merupakan masa
dimana seorang individu mengalami peralihan dari satu tahap ke tahap berikutnya dan
mengalami perubahan baik emosi, tubuh, minat pola perilaku, dan juga penuh dengan
masalah-masalah. para remaja sekarang seringkali menganggap enteng dengan kesehatan
mereka. Mereka hanya memikirkan apa yang akan membuat mereka
senang, seperti rokok. Para remaja lebih banyak menggunakan rokok di usia muda tanpa
memperhatikan akibat yang akan di timbulkan dan kurangnya kesadaran pada diri mereka
sehingga mereka tidak memperhatikan bahaya dari penggunaan rokok tersebut.

Dari hasil
penelitian alasan remaja merokok antara lain : coba-coba, ikut-ikutan, keingin tahuan,
sekedar ingin merasakan, kesepian, agar terlihat gaya, meniru orang tua, iseng,
menghilangkan ketegangan, agar tidak dikatakan banci, lambang kedewasaan, mencari
inspirasi. Alasan lain juga sebagai penghilang stres, penghilang jenuh, gengsi, pengaruh
lingkungan, anti mulut asam, pencuci mulut, kenikmatan.
Peningkatan Jumlah Perokok Anak dan Remaja yang terus meningkat ini sangatlah berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kesehatan anak / remaja pada masa ketika dewasa. Rokok adalah Pembunuh terkenal tanpa kita sadari.
Sosialisasi dan Advokasi terhadap Bahaya Rokok yang dilakukan di SMP Samanente dan kepada seluruh Aparat Kampung di Distrik Tor Atas dalam cakupan wilayah pelayanan Puskesmas Samanente ini dilakukan oleh Petugas Puskesmas Samanente yang merasa bertanggungjwab penuh terhadap upaya pencegahan menuju masyarakat Tor Atas yang Sehat.
MATERI PENYULUHAN
BAHAYA MEROKOK
A.
Pengertian Rokok
Rokok merupakan salah satu zat aditif yang bila digunakan
mengakibatkan bahaya kesehatan bagi diri sendiri maupun masyarakat, oleh karena
itu diperlukan berbagai kegiatan pengamanan rokok bagi kesehatan
Rokok adalah hasil olahan tembakau
terbungkus termasuk cerutu atau bentuk lainnya yang mengandung “nikotin” dan
“tar” dengan atau tanpa bahan tambahan.
B. Kandungan Rokok
Rokok mengandung kurang lebih 4000 elemen-elemen, dan setidaknya
200 diantaranya dinyatakan berbahaya bagi kesehatan dan 43 jenis lainnya dapat
menyebabkan kanker bagi tubuh. Racun utama bagi rokok adalah
tar, nikotin, dan karbon monoksida. · Tar adalah substansi hidrokarbon
yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru, mengandung bahan kimia yang
beracun, sebagian merusak sel paru-paru dan menyebabkan kanker.
· Nikotin adalah zat aditif yang mempengaruhi syaraf dan
peredaran darah. Zat yang bersifat karsinogen, dan memicu kanker paru yang mematikan.
· Karbon monoksida adalah zat yang mengikat
hemoglobin dalam darah, membuat darah tidak mampu mengikat oksigen.
Di antara kandungan asap rokok termasuklah bahan radioaktif
(polonium-201) dan bahan-bahan yang digunakan di dalam cat (acetone), pencuci
lantai (ammonia), ubat gegat (naphthalene), racun serangga (DDT), racun
anai-anai (arsenic), gas beracun (hydrogen cyanide).
C. Bahaya
Merokok
1. Asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia yang
200 diantaranya beracun dan 43 jenis lainnya dapat menyebabkan kanker bagi
tubuh. Beberapa zat yang sangat berbahaya yaitu tar, nikotin, karbon monoksida,
dsb.
2. Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga
kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan
pengeiritasi mata dan pernapasan. Semakin pendek rokok semakin tinggi kadar
racun yang siap melayang ke udara. Suatu tempat yang dipenuhi polusi asap rokok
adalah tempat yang lebih berbahaya daripada polusi di jalanan raya yang macet.
3. Seseorang yang mencoba merokok biasanya akan
ketagihan karena rokok bersifat candu yang sulit dilepaskan dalam kondisi
apapun. Seorang perokok berat akan memilih merokok daripada makan jika uang
yang dimilikinya terbatas.
4. Harga rokok
yang mahal akan sangat memberatkan orang yang tergolong miskin, sehingga dana
kesejahteraan dan kesehatan keluarganya sering dialihkan untuk membeli rokok.
5. Kegiatan
yang merusak tubuh adalah perbuatan dosa.
D.
Penyakit Akibat Merokok
1. Kanker mulut
2. Kanker paru-paru
3. Kanker perut
4. Kanker
payudara
5. Penyakit
jantung
6. Stroke
7. Kemandulan
8. Bronchitis
9 Osteoporosis
E.
Mengapa Orang Merokok
1. Rokok tanda
kejantanan
2. Ekspresi
perlawanan dan pemberontakan
3. Kebiasaan sehari-hari (budaya)
4. Peer pressure (tekanan teman sebaya)
5. Pencapaian kebebasan
6. Pelarian tekanan hidup
F.
Tips Berhenti Merokok
Dikenal dengan 8M:
1. Memiliki niat dan motivasi
2. Minum air
atau juice buah
3. Memohon doa
4. Membuat sesuatu
5. Mengunyah sesuatu
6. Menarik
nafas panjang
7. Melengahkan
nyalaan api rokok
8. Melakukan
olahraga
G. Upaya Pencegahan
Dalam upaya prevensi, motivasi untuk menghentikan perilaku
merokok penting untuk dipertimbangkan dan dikembangkan. Dengan menumbuhkan
motivasi dalam diri untuk berhenti atau tidak mencoba untuk merokok, akan
membuat mereka mampu untuk tidak terpengaruh oleh godaan merokok yang datang
dari teman, media massa atau kebiasaan keluarga/orang tua.
Suatu program
kampanye anti merokok yang dilakukan dapat dijadikan contoh dalam melakukan
upaya pencegahan agar tidak merokok, karena ternyata program tersebut membawa
hasil yang menggembirakan. Kampanye anti merokok ini dilakukan dengan cara
membuat berbagai poster, film dan diskusi-diskusi tentang berbagai aspek yang
berhubungan dengan merokok. Lahan yang digunakan untuk kampanye ini adalah
sekolah-sekolah, televisi atau radio.